Senin, 29 Juni 2015

2 komentar

Jangan jadikan aku istrimu -repost-

Dapet dari line dakwah Islam yang sering banget di share sama khalayak joms heu :p
Hey Mas, Baca ya ;)


JANGAN jadikan aku istrimu, jika nanti dengan alasan bosan kamu berpaling pada perempuan lain.

Kamu harus tahu meski bosan mendengar suara dengkurmu, melihatmu begitu pulas. Wajah laki-laki lain yang terlihat begitu sempurnapun tak mengalihkan pandanganku dari wajah lelahmu setelah bekerja seharian.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu enggan hanya untuk mengganti popok anakmu ketika dia terbangun tengah malam. Sedang selama sembilan bulan aku harus selalu membawanya di perutku, membuat badanku pegal dan tak lagi bisa tidur sesukaku.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kita tidak bisa berbagi baik suka dan sedih dan kamu lebih memilih teman perempuanmu untuk bercerita. Kamu harus tahu meski begitu banyak teman yang siap menampung curahan hatiku, padamu aku hanya ingin berbagi. Dan aku bukan hanya teman yang tidak bisa diajak bercerita sebagai seorang sahabat.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti dengan alasan sudah tidak ada kecocokan kamu memutuskan menjatuhkan talak padaku. Kamu tahu betul, kita memang berbeda dan bukan persamaan yang menyatukan kita tapi komitmen bersama.

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu memilih tamparan dan pukulan untuk memperingatkan kesalahanku. Sedang aku tidak tuli dan masih bisa mendengar kata-katamu yang lembut tapi berwibawa

Jangan pilih aku sebagai istrimu, jika nanti setelah seharian bekerja kamu tidak segera pulang dan memilih bertemu teman-temanmu. Sedang seharian aku sudah begitu lelah dengan cucian dan setrikaan yang menumpuk dan aku tidak sempat bahkan untuk menyisir rambutku.

Anak dan rumah bukan hanya kewajibanku, karena kamu menikahiku bukan untuk jadi pembantu tapi pendamping hidupmu. Dan jika boleh memilih, aku akan memilih mencari uang dan kamu di rumah saja sehingga kamu akan tahu bagaimana rasanya.

Jangan pilih aku sebagai istrimu, jika nanti kamu lebih sering di kantor dan berkutat dengan pekerjaanmu bahkan di hari minggu daripada meluangkan waktu bersama keluarga. Aku memilihmu bukan karena aku tahu aku akan hidup nyaman dengan segala fasilitas yang bisa kamu persembahkan untukku.

Harta tidak pernah lebih penting dari kebersamaan kita membangun keluarga karena kita tidak hidup untuk hari ini saja.

Jangan pilih aku jadi istrimu, jika nanti kamu malu membawaku ke pesta pernikahan teman-temanmu dan memperkenalkanku sebagai istrimu. Meski aku bangga karena kamu memilihku  tapi takkan kubiarkan kata-katamu menyakitiku.

Bagiku pasangan bukan sebuah trofi apalagi pajangan, bukan hanya seseorang yang sedap dipandang mata. Tapi menyejukkan batin ketika dunia tak lagi ramah menyapa. Rupa adalah anugerah yang akan pudar terkikis waktu, dan pada saat itu kamu akan tahu kalau pikiran dangkal telah menjerumuskanmu.

Jangan pilih aku jadi istrimu, jika nanti kamu berpikir akan mencari pengganti ketika tubuhku tak selangsing sekarang. Kamu tentunya tahu kalau kamu juga ikut andil besar dengan melarnya tubuhku. Karena aku tidak lagi punya waktu untuk diriku, sedang kamu selalu menyempatkan diri ketika teman-temanmu mengajakmu berpetualang.

Jangan buru-buru menjadikanku istrimu, jika saat ini kamu masih belum bisa menerima kekurangan dan kelebihanku. Sedang seiring waktu, kekurangan bukan semakin tipis tapi tambah nyata di hadapanmu dan kelebihanku mungkin akan mengikis kepercayaan dirimu.

Kamu harus tahu perut buncitmu tak sedikitpun mengurangi rasa cintaku, dan prestasimu membuatku bangga bukan justru terluka.

Jangan buru-buru menjadikanku istrimu, jika saat ini kamu masih ingin bersenang-senang dengan teman-temanmu dan beranggapan aku akan melarangmu bertemu mereka setelah kita menikah.

Kamu harus tahu akupun masih ingin menghabiskan waktu bersama teman-temanku, untuk sekedar ngobrol atau creambath di salon. Dan tak ingin apa yang disebut “kewajiban” membuatku terisolasi dari pergaulan, ketika aku semakin disibukkan dengan urusan rumah tangga.

Menikah bukan untuk menghapus identitas kita sebagai individu, tapi kita tahu kita harus selalu menghormati hak masing-masing tanpa melupakan kewajiban.

Jangan buru-buru menikahiku, jika saat ini kamu sungkan pada orang tuaku dan merasa tidak nyaman karena waktu semakin menunjukkan kekuasaannya. Bagiku hidup lebih dari angka yang kita sebut umur, aku tidak ingin menikah hanya karena kewajiban atau untuk menyenangkan keluargaku.

Menikah denganmu adalah salah satu keputusan terbesar di hidupku yang tidak ingin kusesali hanya karena terburu-buru.

Jangan buru-buru menikahiku, jika sampai saat ini kamu masih berpikir mencuci adalah pekerjaan perempuan. Aku tak akan keberatan membetulkan genting rumah, dan berubah menjadi satpam untuk melindungi anak-anak dan hartamu ketika kamu keluar kota.

Hapus aku dari daftar calon istrimu, jika saat ini kamu berpikir mempunyai lebih dari satu istri tidak menyalahi ajaran agama. Agama memang tidak melarangnya, tapi aku melarangmu menikahiku jika ternyata kamu hanya mengikuti egomu sebagai laki-laki yang tak bisa hidup dengan satu perempuan saja.

Hapus aku dari daftar calon istrimu, jika saat ini masih ada perempuan yang menarik hatimu dan rasa penasaran membuatmu enggan mengenalkanku pada teman-temanmu. Kamu harus tahu meski cintamu sudah kuperjuangkan, aku tidak akan ragu untuk meninggalkanmu.

Hapus aku dari daftar calon istrimu, jika saat ini kamu berpikir menikahiku akan menyempurnakan separuh akidahmu sedang kamu enggan menimba ilmu untuk itu. Ilmuku tak banyak untuk itu dan aku ingin kamu jadi imamku, seorang pemimpin yang tahu kemana membawa pengikutnya.

Jangan jadikan aku sebagai istrimu, jika kamu berpikir bisa menduakan cinta. Kamu mungkin tak tahu seberapa besar aku mengagungkan sebuah cinta, tapi aku juga tidak akan menyakiti diriku sendiri jika cinta yang kupilih ternyata mengkhianatiku.

Jangan jadikan aku sebagai istrimu, jika kamu berpikir aku mencari kesempurnaan. Aku bukan gadis naif yang menunggu sang pangeran datang dan membawaku ke istana.

Mimpi seperti itu terlalu menyesatkan, karena sempurna tidak akan pernah ada dalam kamus manusia dan aku bukan lagi seorang gadis yang mudah terpesona.

Jangan pernah berpikir menjadikanku sebagai istrimu, jika kamu belum tahu satu saja alasan kenapa aku harus menerimamu sebagai suamiku. []


Rina Tri Lestari

Sabtu, 27 Juni 2015

0 komentar

5 tahun



Nostalgic!
5 tahun yang lalu, perjalanan naik bis dari jogja ke bogor bareng Adhrid sama Jundi
Naiknya dari terminal jombor (Iya gak sih?), ke sananya naik taxi dianter abet sama Imam >,<

5 tahun yang lalu, awal mula bareng" ke kampus IPB setelah menclak menclok berwisata kemana"
Mabok di jalan tol dan diurusin dua abang" ini, gak bakal bisa lupa :')

Aaaaah, ketika mengingat hal" yang sudah lalu, waktu memang terasa begitu cepat berlari :')
We are grow up gaes, in different way

Keep calm and taking care each other yaaa, degan gaya masing", dari dunia masing" :D
I still do love you both!!!

Selasa, 23 Juni 2015

1 komentar

IELTS

Pertama kali notice dan berusaha kepo sama singkatan ini itu waktu baca persyaratan beasiswa LPDP
Iya, emang telat banget~ tapikan lebih baik telat daripada enggak sama sekali hoho ;)
Setelah kepo, terus sekilas bandingin sama TOEFL, nyoba beli buku IELTS di gramet, beli yang paling ekonomis, yang warna ungu gambar mas" pake topi bulu panjang warna item khas UK
Bacabaca, jatuh cinta!
Mungkin karena udah lelah sama TOEFL yang gapernah nembus angka 500 haha *jadi curhat*

Selesai wisuda, besoknya langsung cus ke Pare, udah booking les sekaligus camp sebulan di Global English
Itu setahun yang lalu! Inget banget suasana bulan ramadhan disana :')
2 minggu terakhir baru dapet giliran masuk kelas IELTS, makin fun sekaligus makin serem hahaha
Dapet guru yang oke banget, temen sekelas yang wow, dan jadi satu"nya siswa perempuan waktu itu bikin makin makin semangat ngat ngat!
Dari les ini aku bisa nyobain langsung simulasi tes ielts komplit dari mulai listening, lanjut reading, lanjut writing, lanjut speaking
Hasilnya? Cuman 5,5 overall heu --'

Fyi ya temen", band score IELTS itu range nya 0 sampe 9
Dan untuk apply beasiswa, biasanya seminimininya skor kita harus 6
Untuk apply LPDP luar negeri, skor kita harus 6.5
Untuk apply univ luar negeri, skor yang diminta bervariasi, dari 6 sampe 7.5, dan ada beberapa univ yang mensyaratkan skor khusus untuk skill tertentu~ misal di business school nya Manchester jurusan management, innovation and enterpreneurship, mereka mensyaratkan IELTS minimal 7 dengan nilai writing dan speaking minimal 6.5

Selesai dari Pare, pulang ke Bengkulu buat lebaran~ dapet tiket H-1 dan itu hiks mahal bingit T,T
Sebelum pulang udah dapet bekal banyaaak banget ebook dan segala tetekbengek IELTS dari Mr. Burhan
Sampe rumah? Ohmy, susahnya buat belajar dirumah, gabisa intensif
Listening sesion itu 1 jam, reading 1 jam, writing 1 jam, speaking kurang lebih seperempat jam
Kalo dirumah itu, listening baru setengah jalan udah adaaaaa aja distraksi haha
Akhirnya lebih banyak belajar dari dengerin video" toas master, bacabaca berita bahasa inggris~ jaraaang banget practice IELTS
Paling banter ngeyoutube tips" sama latihan" mini IELTS dari sana

Akhirnya mutusin buat balik lagi ke Pare
Dan inget sama percakapan terakhir dengan Mr Burhan
Doi ngasih rekomendasi buat ambil camp IELTS sebulan full di TEST English School
Setelah browsing dan booking, aku pun ke Pare lagi, sambil sebelumnya melipir dulu ndaki merbabu bareng temen" SMA haha :p

Sampe Pare, telat masuk sehari
Kelas dimulai lebih cepat karena ada potongan idul adha ternyata heu
Dengan kulit mengelupas dan masih gosong karena nyummit merbabu tengah hari, dengan persediaan baju bersih yang tinggal 2 lembar, dan badan yang naudzubillah remuk, walaupun baru sampe, sorenya langsung masuk kelas bareng budokter Ocha :3
Dari sinilah kenal sama anak" supercamp yang sampe sekarang kita masih in touch, masih sering bagi info dari mulai yang super penting sampe super gak penting >,<

Ternyata rekomendasi Mr burhan gak salah
Walaupun gurunya gak sekece di GE, tapi TEST mengajarkan lebih banyak hal :)
Dan TEST jauh lebih berkesan :3
Mungkin karena intensnya pertemuan kali yaaa~ jadi berasa lebih senasip sepenanggungan gitu haha
Jam 5 udah mesti masuk kelas sampe setengah 8, masuk lagi jam 8 sampe setengah sebelas, masuk lagi jam sebelas sampe setengah satu, masuk lagi jam satu sampe jam 3, masuk lagi setengah 4 sampe jam 5. Gak cukup sampe situ, habis maghrib hampir selalu ada study club sampe jam 9
Weekend? Tugas beroooohhh :p

Kita ber 20 sekian orang, ngumpul jadi satu~
Ada yang asalnya aceh sampe pedalaman sulawesi
Ada yang backgroundnya kedokteran sampe pelaut
Ini kelas ter absurd yang syalala banget deh!
Ketemu tiap hari dari bangun tidur sampe tidur lagi bikin sifat" asli keluar
Gak ada gengsi diantara kita HAHAHA

Setelah pisah dari TEST, banyak temen" yang nambah les setengah bulan buat intensif belajar sebelum real test di bulan Oktober~
Aku? Belom berani ambil real test, sayang duitnya
Walaupun hasil scoring terakhir udah 6.5, tapi akunya belum yakin, karena dari 24 kali scoring, nilai belum stabil, sempet cuma dapet 5.5 jugak haha
Biaya tes IELTS ini 195 dollar, kalau belum bener" siap kan sayaaaang hehe
Akhirnya aku ambil simulation test dulu di real English jogja~ ini juga rekomendasi Mr burhan
150rb bayarnya, gak harus booking, langsung dateng juga bisa langsung ikutan
speaking test nya sama native, dan hasil simulasinya keluar cuma 3 hari setelah tes
Disini alhamdulillah dapet 6.5 >,<
Tapi nilai writing cuma 5.5

Akunya udah PD, tapi Ayah masih nyuruh belajar lagi
Jadilah aku belajar mandiri di bogor~
Sebulan belajar, ambil simulation test lagi
Di ILP cimanggu
Bayar 250, harus janjian dulu kapan tesnya, speakingnya gak sama native, dan hasil keluar seminggu setelah tes
Hasilnya? Lagilagi 6.5
Akhirnya maksa Ayah biar kasih ijin real test
Hayati lelah Yah dengan ketidak jelasan ini, izinkan Hayati real test Ayaaah :p

Setelah menimbang berbagai hal, akhirnya aku booking real test di IDP kelapa gading
tanggal 13 Desember
Fyi lagi, untuk daftar tes IELTS, usahain jauh" hari sebelun tes, soalnya suka penuh, apalagi di IALF~ aku sendiri daftar 3 minggu sebelum tes
Hasilnya? Alhamdulillah ternyata fasilitas ruang tesnya lebih oke daripada kondisi aku selama latihan mandiri selama ini
Jadilah nilai 7 di tangan
Alhamdulillah alhamdulillah :3 :3

Masa berlaku sertifikat IELTS ini 2 tahun
Dan ketika kamu udah megang sertifikat ini, apply univ ataupun beasiswa jadi berasa lebih gampang >,<
Sooo, buat temen" yang lagi kepo IELTS, pdkt sama doi emang butuh proses
Terus sabar dan semangat yaaa!!!
Insyaallah hasil gak bakal menghianati proses kok ;)


Kamis, 11 Juni 2015

0 komentar

gak sehat

Gak tau ini cuma perasaan gue aja atau emang elu lagi jaga jarak sama gue?
Tiap diajak kemana gapernah bisa, dikontak balesnya lama, singkat pula gajelas, ditelpon gak pernah nyambung
Pff tau pff

Bukan perasaan elu kok, emang gue lagi bikin jarak

Kenapa sih? Kalo gue ada salah, tegor lah, gausah main jauh"in gini kayak abg

Jih haha, elu gak salah~ gue yang salah
Kan gue pernah cerita dari awal kalo bakal menjauh setiap sebuah hubungan mulai gak sehat

Lah terus? Kita fine kan?
Elu temen baik gue, gue temen baik elu

Iya, kita fine
Gue yang mulai gak fine
Gue mulai nunggu" elu ngasih kabar walau cuman ucapan selamat pagi, walau cuman curhatan capek sana sini, walau cuman buat dengerin rencana masa depan elu
Gue yang mulai gak sehat
Dan sebelum gue bener" sakit, gue mutusin buat jauhin elu
Gak masalah kan? Elu gak rugi dong




*edisi hobi bikin percakapan random :3

Selasa, 09 Juni 2015

4 komentar

nak, tolong -repost-

Copy dari line nya dakwah Islam~
Udah sering baca tulisan dengan tema serupa, dan selalu terharu sendiri setiap baca :')
Padahal suratnya buat kamu ya mas? Kok aku yg mrembes mili hehe
Mas, yuk buruan kita ketemu yuk :) *loh?



Nak, Sebelum Kamu Hidup Bersama Putriku , Mau Kah Kamu Membaca Pesanku Ini?!
.
.
Untuk orang yang akan menemani putriku, yang akan menua bersama hingga maut datang menjemput.

Halo, nak. Sebelumnya aku tidak pernah bertemu denganmu, tapi aku tahu bagaimana efek kehadiranmu di hidup putriku karena aku melihat ada perubahan di diri putriku. Tahukah kamu kalau dia jadi lebih lama ketika mandi? Aku tahu setiap kali ia membawa berbagai produk kecantikannya masuk ke kamar mandi, dia pasti akan menghabiskan waktu yang lama di kamar mandi. Tahukah kamu dia menghabiskan waktunya di depan laptop untuk belajar membuat masakan kesukaanmu? Satu kali, dua kali, tiga kali dia mencoba dan aku-serta istriku-dan seisi keluarga sering jadi kelinci percobaannya. Tahukah kamu bahwa dia sering grogi sebelum pergi bersamamu? Dia menghabiskan waktu berjam-jam di kamarnya cuma memilih baju terbaik dan dandan secantik mungkin. Padahal menurutku, apapun yang dipakai putriku, ia selalu terlihat cantik. Tahukah kamu bahwa dia sering pulang, masuk ke rumah dengan senyum yang sangat lebar setiap kali pulang dari pergi bersamamu? Senyum itu dulu cuma jadi milikku dan istriku, ketika kami membelikannya boneka kesukaannya. Senyum itu cuma jadi milikku dan istriku ketika ia tampil di pentas sekolah dan berhasil menemukan kami di tengah keramaian.

Aku tidak marah, aku juga tidak iri. Aku tahu suatu hari, momen ini akan datang. Momen dimana aku akan memegang tangannya untuk yang terakhir kali dan menyerahkannya kepadamu. Momen dimana aku akan pensiun jadi pahlawannya dan kamu yang akan menggantikan peranku itu. Walau aku tahu, dia akan selalu menganggapku sebagai pahlawan nomor satu dalam hidupnya. Tapi, percayalah, nak. Dia juga akan mengandalkan dirimu.

Jadi, aku cuma ingin berpesan. Maafkan kalau aku memang cerewet, tapi percayalah, istriku bisa menulis sebuah novel 1.000 halaman dan aku mungkin hanya akan menulis dua sampai tiga halaman saja. Nak, putriku mungkin bukan perempuan paling sempurna yang akan kamu temui di dunia, dia juga bukan perempuan paling cantik yang mungkin hadir di hidupmu. Tapi kamu harus yakin dan percaya sebelum menghabiskan sisa hidupmu bersama dirinya, dia lah satu-satunya perempuan yang memang pas dan cocok untuk hidup bersamamu setiap hari. Yakinkan dirimu bahwa dia satu-satunya perempuan yang bisa membantumu menjadi lelaki yang lebih kuat, lebih baik dan lebih dewasa setiap hari. Aku tahu, hidup kalian nanti tidak akan selalu penuh dengan tawa seperti yang kalian jalani sekarang, tapi aku ingin kalian berdua tetap memegang erat tangan satu sama lain, jangan pernah lepaskan, sehebat apapun badai yang menerpa kalian.

Tolong pertahankan senyum lebar yang selalu ia pasang setelah bertemu dirimu, karena aku dan istriku tidak akan selalu di sana untuk membuatnya tersenyum.

Tolong bantu dia untuk berdiri dan berjalan, bahkan berlari ketika dia terjatuh seperti yang aku dan istriku lakukan ketika dia masih jadi putri kecil kami.

Tolong tegur dan peringati putriku kalau dia memang berjalan ke arah yang salah, seperti yang aku dan istriku lakukan ketika dia salah mengambil jalan dalam hidup.

Yang terpenting, buat putriku selalu merasa dia berada di rumah ketika bersamamu. Tidak ada yang lebih penting selain rumah karena di sana tempat kalian berteduh, berlindung dan berkumpul bersama. Rumah adalah tempat pelarian terakhirmu. Buat dia nyaman, buat dia bahagia karena aku dan istriku tidak akan selalu di sini untuk membahagiakannya. Aku tidak bisa memberikan cinta seperti yang kamu berikan kepadanya, jadi aku yakin kamu punya kemampuan untuk mengerti dirinya.

Baiklah, aku sekarang sudah terdengar seperti istriku. Terima kasih sudah mendengarkan pesan panjangku ini. Aku sudah lebih lega sekarang seraya melihat kalian berdua menua bersama-sama.

Nak tolong jaga Putriku dengan baik..

Sabtu, 06 Juni 2015

4 komentar

lemot

Elu kenapa lemot sih urusan jatuh cinta?
Giliran orangnya suka, elu cuekin.
Giliran orangnya pergi, elu barudeh suka.
Yang sedih gue, sedih ngeliatin elu berusaha move on setiap waktu.
Emang dodol deh temen gue ini.

Hahaha
Ya gimana lagi, perasaan gak bisa direkayasa sih.
Mungkin emang gini cara Tuhan memproteksi hati gue, kan cuma Tuhan yang jago membolak balik hati manusia :)

Terus mau sampe kapan begini?

Ya sampe nemu yang serius, sampe Tuhan bilang gue pantes buat dapet pasangan hidup~

Bakal lama banget dong?
Ini aja elu masih cuek kayak biasa, gak pernah mau komunikasi duluan kalo gak ada yang penting~ Udah sih, elu paksain aja suka sama yang sekarang, daripada entar elu sukanya pas dia udah pergi? Pas dia udah ngejauh dan memutuskan untuk memperjuangkan yang lain? Gimana hayo?

Yaaa, tinggal move on lagi sih
Denger deh, orang yang bener" serius gak akan pergi secuek apapun gue. Dan somehow dia justru bakal nyaman dengan gue yang kayak gini.
Gausah frustasi sama hidup gue deh hahaha

Kamis, 04 Juni 2015

0 komentar

fix

Belum satu minggu Dwi gabung sama nyunyu, tapi akunya udah mulai boring
Berasa ada yang kurang aja
Yang biasanya pagi hebring bawa" kebutuhan nyunyu ke outlet, sekarang udah di handle Reky
Yang biasanya stay di outlet, sambil sesekali keluyuran buat beli bahan" yang udah habis, sekarang paling banter stay 3 jam, ngeliatin apa yang perlu dibenerin, ngobrol" sama outlet lain, terus pulang

Di rumah ada sih yang dikerjain
Tapi entah kenapa interaksi sama konsumen, capenya ngejagain outlet, ngangkatin kursi, papanasan didepan loyang bisa bikin kangen juga haha
Kayaknya aku beneran tipe orang lapang dah
Fufufu~

Aaah, gapapa deuh
Yang penting Ummi gak perlu gelisah lagi tiap malem nungguin anaknya pulang
Gak perlu mbatin lagi tiap hari ngeliatin anaknya rempong ngebawain peralatan ke lokasi >,<

Fix harus cari kesibukan lain
Kesibukan yang gak cuma bikin sibuk di kepala, tapi juga bikin badan gerak kesana kemari
Biar gausah mikirin yang gak perlu
Gausah ngebayangin yang gak pasti
Gausah merhatiin yang belum saatnya diperhatiin

Fix harus mindahin fokus
Biar gak baper kemanamana
Biar gak bolakbalik ngecek hape melulu
Biar produktif waktunya
Fix fix fix!!!