Selasa, 10 September 2013

Checkpoint -repost-

Setiap orang memiliki jalan hidup masing-masing. Beberapa proses hidup didalamnya bisa jadi sama. Misal pertambahan usia. Meski secara total kita tidak bisa menyamakan proses hidup satu orang dengan orang lain, tapi setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita perbandingkan untuk menjadi pelajaran penting.

Dalam perbandingan ini paling mudah adalah mengenai usia dan peranan. Dalam fase usia yang sama. Apa yang telah dilakukan? Dalam usia yang sama ada saja para remaja yang lebih sibuk mengurus urusan perasaan yang tak jelas-jelas, sibuk menggalau soal si dia yang tidak jelas statusnya. Meracau tentang perasaan-perasaan yang seringkali memanipulasi hidupnya seolah-oleh dia adalah orang paling merana di muka bumi ini.

Di saat yang sama, pada fase yang sama. Remaja lain melejit dengan presatasinya atau dengan pemahaman hidupnya yang jauh melampaui usianya. Kebijaksanaan hidup yang sangat dalam.

Perhatikanlah, ketika dalam waktu-umur yang sama seorang remaja putri sibuk mencari-mengepaskan pakaian di toko baju demi tampi modis. Dalam waktu yang sama, ada saja remaja putri yang lebih menyibukkan dirinya dengan mengaji.

Dalam waktu yang sama, ada saja pemuda yang bermotor protolan nongkrong dipinggir jalan ketika pemuda yang lain sedang sibuk belajar. Namun, inilah hidup. Bahwa kehidupan satu orang dengan orang yang lain memang berbeda.

Tapi, perbedaan tentulah dibuat tidak sia-sia. Paling tidak, kita bisa berkaca pada para pemuda seusia kita yang menjadi teman-teman kita saat ini. Pencapaian apa yang telah mereka raih. Ketika kita bisa jadi masih jalan ditempat. Sibuk menggalau memikirkan orang yang bahkan tidak memikirkan kita sama sekali. Sibuk berasumsi membenar-benarkan perasaan sendiri untuk berharap.

Ya, telah sampai mana kita saat ini. Kita harus mengeceknya sesekali. Sudahkah tahap kita berada pada proses dengan kemajuan yang signifikan. Atau justru tidak pergi kemana-mana.



sumber ---> http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/60842336601/tulisan-checkpoint#notes



0 komentar:

Posting Komentar